Tuesday, January 22, 2019

Mengetahui Seluk-Beluk Tentang Komunikasi Data


Komunikasi adalah saling menyampaikan informasi kepada tujuan yang diinginkan, bisa dilakukan diantara 2 atau lebih tempat yang berdekatan atau pun berjauhan. Informasi bisa berupa suara (voice), musik (audio), gambar (photo), gambar bergerak (video), Data digital.

Jadi komunikasi data dapat diartikan sebagai proses pengiriman data atau informasi dari suatu sumber ke tujuan.

 
Di dalam sistem komunikasi memiliki beberapa komponen, yaitu :
1. Source (Sumber informasi)
2. Converter (Dikonversikan menjadi sinyal listrik)
3. Transmitter (Mengirim sinyal listrik)
4. Media Transmisi
5. Network
6. Signaling
7. Receiver (Menerima sinyal listrik)
8. User

Model Jaringan
Mengapa komputer dengan mudah dapat saling berkomunikasi? Karena semua mengikuti standar tertentu. Di sini aku akan menjelaskan standar OSI dan TCP/IP.

Model OSI
Model OSI digunakan model layer. Jadi setiap tugas untuk melakukan komunikasi yang lengkap antar komputer tugasnya dibagi menjadi beberapa layer yang biasa disebut 7 layer. Setiap layer itu independen, setiap layer meminta layanan dari layer dibawahnya dan memerikan layanan di layer diatasnya.

OSI terdiri 7 layer yaitu

Physical
Data link
Network
Trannsport
Session
Presentation
Application

1. Physical Layer
Inilah layer paling rendah dan layer pertama model OSI. Layer ini memiliki tanggungjawab mentrasmisikan data digital yang berasal dari sumber (physical layer perangkat pengirim) menuju ke penerima (physical layer perangkat penerima) memanfaatkan media jaringan komunikasi.
Lapisan layer ini, memanfaatkan jenis signal yang didukung oleh media fisik untuk mentransmisikan data. Jenis media fisik tersebut misalnya: kabel, frekuensi radio, tegangan listrik, atau infrared maupun cahaya biasa.
2. Data Link Layer
Data Link Layer bertanggungjawab untuk memeriksa kesalahan yag mungkin saja terjadi selama proses transmisi data. Ia juga bertanggungjawab membungkus bit dalam data frame. Selain itu juga megelola skema pengalamatan fisik.
Karena Data link layer cukup kompleks, maka kemudian lapisan layer ini dibagi menjadi dua bagian sublayer. Yaitu Layer Logical Link Control (LLC) dan layer Media Access Control (MAC). MAC bertanggungjawab untuk mengendalikan akses medium dan ijin transmisi data. Sedangkan LLC bertanggungjawab membungkus sekaligus mengidentifikasi protokol network layer. LLC juga mengontrol kesalahan dan melakukan sinkronisasi frame.
3. Network Layer
Network layer adalah lapisan layer yang memiliki tanggungjawab menetapkan jalur yang digunakan untuk transfer data. Jika kamu perhatikan, maka Router jaringan berada pada lapisan layer ini. Fungsi utama Network layer adalah melakukan routing.
Keberadaan routing inilah yang memungkinkan sebuah paker dipindahkan dari komputer ke komputer lain. dalam melakukan tugasnya, network layer menyimpan alamat logis setiap perangkat.
4. Transport Layer
Berikutnya ada transport layer yang memiliki tugas mengirim pesan dari host ke host lainya dalam jaringan. Selain itu, transport layer juga bertanggungjawab dalam menangani pemecahan dan penggabungan pesan jalur koneksi yang diberikan. Contoh transport layer adalah Protokol TCP.
5. Session Layer
Seperti namanya, Layer Session adalah layer yang menyediakan layanan ke dua layer diatasnya. Selain itu juga bertugas untuk melakukan koordinasi komunikasi antar layer yang diwakilinya. Layer ini juga bertanggungjawab dalam mengendalikan sesi koneksi dialog, mengelola, menetapkan, dan memutuskan koneksi antar komputer.
6. Presentation Layer
Presentation layer merupakan layer OSI yang bertanggungjawab dalam mendefinisikan sintaks dari host jaringan. Selain itu, layer ini juga melakukan proses enkripsi dan dekripsi sebuah jaringan. Sebagai contoh Presentation layer adalah koneksi antara PC dan mainframe yang butuh konversi dari EBCDIC.
7. Application Layer
Lapisan ketujuh OSI layer adalah Application layer yang tidak lain merupakan lapisan paling atas. layer ini bertanggung jawab dalam hal penyediaan sebuah interface antar protokol dengan aplikasi komputer. Seperti interface untuk Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), dan File Transfer Protocol (FTP).

Model TCP/IP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi.
1. Network Interface Layer
Layer ini bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik, media fisiknya dapat berupa kabel, fiber optic, atau gelombang radio. Karena tugasnya ini protocol pada layer ini harus mampu menterjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang dimengerti komputer, yang berasa dari peralatan lain yang sejenis. Protokol-protokol yang ada pada layer ini antara lain SLIP (Serial Line Internet Protocol), PPP (Point to Point Protocol), dan ARP (Address Resolution Protocol) yaitu protocol yang digunakan untuk menerjemahkan alamat logic ke dalam alamat hardware atau sebaliknya dari alamat hardware ke dalam alamat logic (Reverse ARP).

2. Internet Layer
Protocol-protocol yang berada pada layer ini bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Pada layer ini terdapat beberapa protocol penting, antara lain:

IP (Internet Protocol), adalah protokol di internet yang mengurusi masalah pengalamatan dan mengatur pengiriman paket data hingga sampai ke alamat  yang benar.
ICMP (Internet Control Message Protocol), adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan bila terjadi masalah pengiriman paket data.

3. Transport Layer
Transport layer merupakan layer komunikasi data yang mengatur aliran data antara dua host, untuk keperluan aplikasi di atasnya. Dua protokol yang sangat penting pada layer ini adalah:

TCP (Transmission Control Protocol), yaitu protokol yang menjamin keandalan pengiriman data dengan menggunakan proses acknowledgement yaitu sinyal pemberitahuan bahwa data telah sampai / diterima. Protokol TCP selalu meminta konfirmasi setiap selesai mengirimkan data,  apakah data sudah sampai di tujuan dengan selamat, bila sudah maka TCP  akan mengirimkan data urutan berikutnya, bila belum maka akan dilakukan pengiriman ulang (retransmisi), data yang dikirim maupun yang diterima selalu menggunakan nomor pengurutan.
UDP (User Datagram Protocol). Lain halnya dengan protokol TCP, untuk protokol  UDP adalah protokol yang tidak menggunakan proses acknowledgement dan pengurutan, sehingga lapisan diatas protokol ini tidak pernah mengetahui sampai atau tidaknya paket data yang dikirim ke tujuan.

4. Application Layer
Pada layer inilah terletak semua aplikasi  yang menggunakan protocol TCP/IP, misalnya:

FTP (File Transfer Protocol), yaitu protocol untuk transfer file.
Telnet, yaitu protocol untuk akses dari jarak jauh.
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), yaitu protocol untuk pertukaran e-mail.
HTTP (Hypertext Transfer Protocol), yaitu protocol untuk transfer file HTML dan Web.

Jenis-Jenis Jaringan Komputer
Di luar sana ada banyak jenis jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa jenis jaringan komputer yang mungkin sering Anda lihat.

LAN (Local Area Network)

LAN menghubungkan perangkat jaringan dalam jarak yang relatif pendek. Sebuah gedung kantor, sekolah, atau rumah jaringan biasanya berisi satu LAN, meskipun kadang-kadang satu gedung akan berisi beberapa LAN kecil (mungkin satu per kamar), dan kadang-kadang LAN akan menjangkau sekelompok bangunan di dekatnya. Dalam jaringan TCP / IP, LAN sering tetapi tidak selalu diimplementasikan sebagai subnet IP tunggal.

Selain beroperasi dalam ruang terbatas, LAN juga biasanya dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh satu orang atau organisasi. Mereka juga cenderung menggunakan teknologi konektivitas tertentu, terutama Ethernet dan Token Ring.

Ada juga LAN yang menggunakan teknologi jaringan wireless dengan Wi-Fi dan dikenal dengan nama Wireless Local Area Network (WLAN).

MAN (Metropolitan Area Network)

MAN adalah jaringan komputer yang menghubungkan dua atau lebih jaringan LAN di dalam kota yang sama. Kalau jarak yang menghubungkan dua LAN sudah tidak mungkin untuk membangun jaringan, maka jaringan MAN digunakan. Ini lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN. MAN menggunakan perangkat khusus dan kabel untuk menghubungkan LAN.

WAN (Wide Area Network)

WAN juga bisa dibilang sebagai kumpulan LAN yang tersebar secara geografis. Perangkat jaringan yang disebut router menghubungkan LAN ke WAN. Dalam jaringan IP, router menyimpan alamat LAN dan alamat WAN.

WAN berbeda dari LAN dalam beberapa hal penting. Sebagian besar WAN (seperti Internet) tidak dimiliki oleh satu organisasi, melainkan ada di bawah kepemilikan dan pengelolaan kolektif atau terdistribusi. WAN cenderung menggunakan teknologi seperti ATM, Frame Relay dan X.25 untuk konektivitas jarak yang lebih jauh.


Share:

0 comments:

Post a Comment